Anggota Badan Anggaran dari Partai Gerindra, Bambang Haryo menilai target setoran dividen BUMN yang ditetapkan pemerintah dalam APBN 2018 terlalu kecil.
Pasar saham global jatuh lebih dari 20 persen, ekonomi menyusut dan inflasi kembali menghantui adalah prognosis suram dari perang dagang yang disampaikan oleh bank investasi raksasa UBS.