Ditangkapnya Neneng Sri Wahyuni serta ditahannya M Nazaruddin yang merupakan pasangan suami istri, menyisakan pertanyaan mengenai nasib anak pasangan ini. Pihak pengacara mengaku masih mempertimbangkan untuk membawa anak-anak Neneng-Nazar kembali ke Indonesia.
Mulai dari sesepuh hingga elite Partai Demokrat terus melakukan konsolidasi partai. Kondisi ini menunjukkan bahwa situasi di tubuh partai tersebut memang sudah berstatus gawat darurat.
Setelah berbulan-bulan menjadi buron, Neneng Sri Wahyuni akhirnya bisa ditangkap KPK. Keberadaan Neneng diharapkan jadi amunisi baru KPK untuk selesaikan kasus Hambalang.
Neneng Sri Wahyuni harus mendekam di dalam penjara bersama Mindo Rosalina Manulang dan Angelina Sondakh. Ketiga orang tersebut akan mendapat pengawalan ketat supaya tidak saling bertemu.
Ketua DPP Partai Demokrat (PD), Ruhut Sitompul, meminta semua elite PD yang disebut M Nazaruddin termasuk Ketua Umum PD Anas Urbaningrum mengundurkan diri.
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Herry Suhardiyanto hari ini diperiksa KPK. Dia mengaku pernah ditawari proyek oleh Angelina Sondakh, Nazaruddin dan Mindo Rosalina Manulang.