Survei Median menunjukkan 71,8% publik puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran. Alasan utama kepuasan termasuk stabilitas harga BBM dan program MBG.
FIFA berencana menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta melalui perusahaan baru, FIFA Forward Enterprise. UEFA mengecam langkah ini sebagai pelanggaran.
Pengamat pendidikan Indra Charismiadji kritik rencana penutupan prodi oleh Kemendiktisaintek, sebut sebagai "genosida intelektual" tanpa kajian yang jelas.