Kian terbatasnya suplai minyak, gas, dan pupuk impor karena perang Iran, Asia Tenggara berniat memanfaatkan suplai energi dari Rusia untuk bertahan hidup.
"Bank Jatim kemarin sudah ngomong ke Pak Menteri (Purbaya), Bank Jakarta juga. Bahkan kalau nggak salah, saya dengar ini Bank BJB juga tertarik," kata Febrio.