Seskab Pramono Anung menegaskan, keputusan soal pembelian helikopter kepresidenan ada di pemerintah. Rapat soal pembelian pesawat ini akan digelar segera.
Penggantian helikopter Kepresidenan dan VVIP oleh TNI AU menuai polemik. TNI AU yang memilih AW101 dituding lebih memilih produk asing dibanding dari PT DI.