Hollywood lewat rumah produksi Screen Gems telah memiliki hak untuk membuat ulang film aksi Indonesia 'The Raid' yang disutradarai Gareth Evans. Pria asal Wales itu pun didapuk menjadi produser eksekutif.
Sebelum menjadi aktor, Iko Uwais sempat bekerja sebagai sopir. Bakat Iko ditemukan sutradara Gareth Evans yang sedang mengerjakan film dokumenter tentang silat.
Kolaborasi apik antara sutradara Gareth Evans bersama Iko Uwais dan seniman silat Yayan Ruhian tak hanya sebatas di 'Merantau' dan 'The Raid'. Saat ini, Gareth sedang menyiapkan film berjudul 'Berandal' yang merupakan sekuel 'The Raid'.
Industri film Hollywood rencananya akan membuat ulang 'The Raid' lewat rumah produksi Screen Gems. Namun sang sutradara Gareth Evans mengaku tak tertarik jika diminta untuk menyutradarai versi remake Hollywood itu.
Sebelum mengikuti Festival Film Toronto 2011 awal September lalu, judul 'The Raid' niatnya hanya akan dipakai di pasar internasional untuk judul asli 'Serbuan Maut'. Namun kini film tersebut hanya akan menggunakan satu judul. Apa alasannya?
Film aksi karya sutradara Gareth Evans, 'The Raid' menampilkan banyak adegan berkelahi dan tembak-tembakan yang cukup vulgar. Gareth berharap Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF) tak memotong adegan di filmnya.
Film aksi 'The Raid' mendapat apresiasi di Toronto Film Festival 2011, dan segera didistribusikan di banyak negara. Melihat hal tersebut, sang bintang utama Iko Uwais merasa seperti bermimpi.
Belum juga diputar secara komersial, film 'Serbuan Maut' atau yang memiliki judul internasional 'The Raid' sudah beberapa kali menimbulkan kejutan. Setelah menerima penghargaan di Toronto Film Festival, kini Hollywood pun dikabarkan akan membuat ulang film tersebut.
Sudah lebih dari satu tahun artis Jane Shalimar menjalin hubungan spesial dengan aktor Iko Uwais. Jane pun berharap hubungannya itu bisa melenggang hingga ke jenjang pernikahan.