Penilaian publik terhadap BlackBerry Passport baru dimulai. Belum diketahui bagaimana respons konsumen terhadap ponsel layar kotak ini. Meski demikian, BlackBerry pede menyiapkan penerusnya.
Sony mempunyai alasan tersendiri mengapa smartphone flagship terbarunya memiliki siklus sekitar 7 bulanan dan bukan 1 tahun seperti yang dilakukan kompetitor. Seperti saat memperkenalkan Xperia Z3, padahal Sony belum lama menghadirkan Xperia Z2.
BlackBerry punya perangkat lain yang disiapkannya untuk merayu pengguna. Smartphone yang disebut-sebut sebagai BlackBerry Classic, kabarnya siap dirilis November mendatang, dengan update pada kameranya.
Internationale Funkausstellung Berlin (IFA) merupakan pameran teknologi tahunan yang tak kalah prestisiusnya dengan Consumer Electronics Show (CES) di Las Vegas atau Mobile World Congress (MWC) di Barcelona.
Mozilla pernah menjanjikan bahwa mereka akan membuat ponsel berbasis OS Firefox dengan harga murah. Janji itu akhirnya terpenuhi setelah Spice Mobile merilis ponsel dengan OS Firefox dengan banderol USD 38 atau sekitar Rp 440 ribu.
Selain Passport, BlackBerry juga punya amunisi lain dalam wujud handset BlackBerry Classic. Sesuai namanya, gaya yang dianutnya terbilang lawas, lengkap dengan keyboard fisik dan trackpad.
Rumor bermunculan menjelang kemunculan Galaxy Note 4. Samsung kabarnya sudah menjajal display tiga sisi. Jenis layar yang unik ini disebut-sebut akan dipakai untuk Galaxy Note 4.
Ada kabar mengejutkan dari Microsoft selain PHK besar-besaran. CEO Setya Nadella juga mengumumkan bakal mengakhiri proyek Nokia X. Walau bakal tamat dalam waktu cepat, Nokia X juga meninggalkan cerita menarik.