Pemprov Jawa Tengah mencatat ada 5.580 kasus positif dan 1.328 pasien dalam pengawasan (PDP) virus Corona yang meninggal di wilayahnya hingga saat ini.
Kementan mengatakan, lewat penelitian Balitbangtan yang dilakukan Maret 2020 lalu, produk ini dinyatakan hanya sebatas berpotensi 'membunuh' virus Corona.