Penyidik KPK menyita rumah mewah milik Irjen Djoko Susilo di Leuwinanggung, Depok. Mantan Kakorlantas itu biasa mengunjungi mewah tersebut pada akhir pekan.
Ian Sopyan, penjaga kebun di Subang yang diduga milik Irjen Djoko Susilo dihadirkan sebagai saksi di persidangan. Ian diminta berbohong soal siapa pemilik kebun tersebut.
Irjen Djoko Susilo didakwa melakukan pencucian uang salah satunya dengan menyamarkan kekayaannya dengan membeli kebun di Subang, Jabar. Si penjaga kebun mengaku pernah bertemu dengan Irjen Djoko.
Jaksa KPK menghadirkan 14 saksi dalam satu agenda sidang sekaligus. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk kasus pencucian uang dengan terdakwa Irjen Djoko Susilo.
Pada saat reuni alumni Akabri 1970 di Akademi Angkatan Laut Bumi Morokrembangan, sejawatnya di Angkatan Darat, Muchdi PR, menyatakan dia batal jadi Kapolri karena salah yang membisiki Gus Dur. Bibit menukas enteng, “EGP, emangnye gue pikirin.”
Johadi Akman, pemilik rumah mewah di Jalan Prapanca Nomor 6, Kebayoran Baru, Jaksel,mengaku pernah bertemu istri ketiga Djoko Susilo, Dipta Anindita di kantor notaris. Saat itu, Johadi mengurus penjualan rumahnya.
Dalam sidang lanjutan, hakim ketua Suhartoyo sempat mencandai Irjen Djoko Susilo yang duduk di kursi terdakwa. Suhartoyo meminta Irjen Djoko santai menjalani persidangan.
Adik kandung Mahdiana, Nopi Indah, juga tidak pernah tahu pasti apa pekerjaan Djoko Susilo. Dia berpikir kakak iparnya yang dipanggil Mas Dika tersebut seorang pengusaha.
Mahdiana, istri kedua mantan Kakorlantas Polri, Irjen Djoko Susilo diketahui meminjam KTP saudaranya ketika membeli mobil mewah. Empat mobil yang dibeli pun kini disita KPK.