Maraknya bisnis ritel yang tutup disebut-sebut karena lemahnya penjualan di toko-toko ritel sejak Lebaran lalu. Di satu sisi, bisnis online mulai marak.
Bergugurnya sejumlah usaha group usaha besar membuktikan, modal dan sumber daya saja tak cukup bagi sebuah perusahaan yang menjual produk langsung ke konsumen.