ICW meminta Pansel KPK tak mengalahkan nilai intergitas calon pimpinan KPK oleh isu radikalisme. Sebab, KPK memiliki fungsi utama pencegahan-penindakan korupsi.
Kami mau manusia biasa aja yang berani tapi tak konyol dan asal-asalan. Figur yang punya wisdom dan mampu mengembalikan marwah KPK," kata Yenti Garnasih.
Pelibatan Badan Nasional Pemberantasan Terorisme dalam proses seleksi calon pimpinan KPK sebagai langkah antisipasi menyikapi fenomena radikalisme di masyarakat
Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara Prof Sofian Effendi memperkirakan nilai akumulatif praktik jual bel jabatan di daerah-daerah mencapai sekitar Rp 60 triliun.