Dalam pidato, Presiden Prabowo mengatakan Indonesia akan meningkatkan rasio penggunaan kelapa sawit untuk biodiesel 50% (B50). Guru Besar UGM titip pesan.
Mulai tahun depan, tepatnya 1 Januari 2025, pemerintah akan meluncurkan B40, yaitu biodiesel campuran solar dengan 40% minyak nabati dari kelapa sawit.
Purnomo Yusgiantoro menjelaskan keuntungan Indonesia bergabung dengan BRICS, termasuk peluang energi dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Presiden Prabowo Subianto mempresentasikan potensi Indonesia dalam transisi energi hijau di KTT APEC, menekankan kekuatan bioenergi dan bahan bakar nabati.
Kementerian ESDM memastikan peluncuran BBM campuran sawit B40 pada Januari 2025. Uji coba sedang dilakukan untuk transportasi dan infrastruktur distribusi.