Para personel keamanan Pakistan menembak mati 22 orang yang diduga militan dalam bentrokan. Namun, nahas, seorang anak juga tewas dalam baku tembak tersebut.
Warga Afghanistan yang pernah membantu militer AS kini dihadapkan pilihan sulit: direlokasi ke Kongo yang sedang berkonflik atau kembali ke Afghanistan.