Bahlil Lahadalia menanggapi santai meme wajahnya yang beredar di media sosial. Bahlil memaafkan penyebar meme dan meminta organisasi Golkar setop bikin laporan.
Kasus meme mahasiswi ITB membuka diskusi tajam soal ekspresi digital, jeratan hukum, dan nilai moral. Apakah narasi digital harus dibalas dengan represi literal