Presiden Prabowo Subianto menutup Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026, menerima usulan dari akademisi dan berjanji menindaklanjuti untuk pengembangan riset-inovasi.
Presiden Prabowo Subianto berencana memangkas jumlah BUMN dari lebih 1.000 menjadi 250. Ia menilai banyak BUMN tidak menguntungkan dan membebani anggaran.
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kebebasan akademik di perguruan tinggi sebagai tempat adu gagasan dan inovasi untuk kemaslahatan rakyat.