Otoritas Ukraina mengatakan bahwa Rusia telah menyerahkan 528 jenazah ke Ukraina, yang diidentifikasi sebagai tentara Ukraina yang tewas dalam pertempuran.
Pada 1990-an, kesepakatan sebagian besar negara melarang ranjau antipersonel dianggap sebagai pencapaian besar. Namun, perang Rusia-Ukraina mengubah situasi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meradang. Dia mengatakan 30 ribu tentara Korea Utara (Korut) akan bergabung dengan pasukan Rusia di Perang Ukraina.
Dua tentara Korea Utara yang ditangkap di Ukraina meminta direlokasi ke Korea Selatan, alih-alih menghadapi konsekuensi berat jika dipulangkan ke negaranya.