Direktur Jenderal Kemenkes, Lucia Rizka, membenarkan adanya kenaikan harga obat akibat pelemahan rupiah. Kenaikan diperkirakan tidak lebih dari 10 persen.
Melemahnya rupiah berdampak pada kenaikan harga obat, terutama untuk pasien penyakit kronis. Kemenkes RI menegaskan ada banyak faktor yang memengaruhi harga.
Semakin melemahnya rupiah di hadapan dolar AS dapat berisiko negatif pada sektor kesehatan. Pakar mengatakan harga obat hingga alat kesehatan bisa naik.
Harga obat batuk di sejumlah apotek di Jakarta terpantau mengalami kenaikan. Menkes menampik kenaikan harga obat mengikuti besarnya pelemahan kurs rupiah.