Warga dari sejumlah kota di Amerika Serikat (AS) ramai-ramai turun ke jalan menggelar demo 'No Kings' yang menentang kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Sejumlah kota di Amerika Serikat menggelar aksi demonstrasi. Demo bertajuk 'No Kings' ini menentang kepemimpinan Presiden Donald Trump yang dianggap otoriter.
Gelombang demonstrasi besar-besaran di AS menuntut Trump mundur, diikuti 8 juta orang di 50 negara bagian. Protes ini menyoroti gaya kepemimpinan Trump.
Ribuan demonstran di AS memprotes gaya pemerintahan Trump yang otoriter. Gelombang aksi ini melibatkan 8 juta orang di 2.200 lokasi, termasuk di Eropa.
Ribuan demonstran di AS menentang Presiden Trump dalam aksi 'No Kings'. Mereka mengungkapkan kemarahan atas kebijakan otoriter dan ancaman terhadap konstitusi.
Warga Australia mengalami panic buying BBM akibat kelangkaan, dengan pembelian meningkat 400%. PM Albanese minta masyarakat tidak panik, pasokan cukup.