Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah pada Rabu (18/2) akibat minimnya likuiditas. Analis menyebut sentimen global dan defisit anggaran turut mempengaruhi.
Perdagangan Indonesia dengan Australia masih defisit Rp 150 M. Menteri Rosan Roeslani optimis pertemuan bilateral akan tingkatkan ekspor dan investasi.