Cina luncurkan Tianwen-2 yang digadang dapat menjajari misi antariksa AS dan Jepang, untuk eksplorasi Asteroid unik dekat Bumi dan membawa pulang sampel batuan.
Ini menandai pertama kalinya tiga perusahaan akan berbagi tanggung jawab untuk meluncurkan muatan militer dan intelijen prioritas tinggi AS ke luar angkasa.
Rencananya, JD Vance akan bertemu dengan Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi untuk membahas kesepakatan perdagangan bilateral kedua negara tersebut.
Jepang kolaborasi dengan JAXA untuk proyek luar angkasa menggunakan karakter Dr.Stone. Tujuannya, meningkatkan minat generasi muda pada sains dan teknologi.
Indonesia berpotensi terlibat dalam misi eksplorasi ke Bulan. Peluang kolaborasi ini dapat meningkatkan pengamatan astronomi dan teknologi RI di masa mendatang.
Setelah sukses jadi negara ke-4 wujudkan 'soft landing' di BuIan, India kembali rencanakan misi berikutnya ke Bulan. Misi itu akan bekerja sama dengan Jepang.
Reflect Orbital, startup asal Amerika Serikat, berencana meluncurkan ribuan cermin ke luar angkasa untuk menjual cahaya matahari yang dipantulkan ke Bumi.