Gubernur BI Destry Damayanti mengungkapkan pelemahan rupiah terhadap dolar AS hingga Rp 18.145. Tekanan disebabkan konflik geopolitik dan kebijakan moneter AS.
Rupiah diprediksi melemah hingga Rp 18.100/dolar AS hingga akhir tahun, dipengaruhi harga minyak tinggi dan arus keluar modal akibat ketidakpastian MSCI.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah di perdagangan hari ini, Selasa (3/11). Mata uang Paman Sam bergerak di level Rp 18.100.