detikFinance Dolar AS Masih Betah di Level Rp 16.800 Dolar AS melemah 3 poin atau sekitar 0,02% ke level Rp 16.862. 16 jam yang lalu
detikFinance Dolar AS Tembus Rp 16.860, BI Ungkap Penyebab Rupiah Keok Bank Indonesia (BI) buka-bukaan penyebab rendahnya nilai tukar rupiah. Rabu, 14 Jan 2026 10:03 WIB
detikFinance Dolar AS Tekuk Rupiah ke Rp 16.872 Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini. Selasa, 13 Jan 2026 09:37 WIB
01:22 20Detik Video Purbaya ke Bank BUMN yang Terima Rp 200 T: Beli Dolar AS Saya Sikat Jumat, 16 Jan 2026 02:30 WIB
detikFinance Rupiah Keok Digebuk Dolar AS, Purbaya Langsung Buka Suara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal niliai tukar rupiah terhadap dolar AS yang alami pelemahan hingga mencapai level Rp 16.860-an. Rabu, 14 Jan 2026 13:17 WIB
detikFinance Dolar AS Masih Betah di Level Rp 16.800 Dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah di pembukaan perdagangan hari ini, Senin (12/1). Senin, 12 Jan 2026 10:10 WIB
detikFinance Dolar AS Diramal Tembus Rp 17.000 Akhir 2026, Ini Biang Keroknya Chief Indonesia and India Economist HSBC Global Research, Pranjul Bhandari, menyebut nilai tukar dolar AS terhadap rupiah berpotensi tembus Rp 17.000. Senin, 12 Jan 2026 14:40 WIB
3 Foto Foto Bisnis Batik Indonesia Kian Diminati Dunia, Ekspor Naik 76 Persen di Awal 2025 Senin, 06 Okt 2025 22:00 WIB
detikFinance Dolar AS Menguat Pagi Ini Dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (7/1/2026). Rabu, 07 Jan 2026 10:34 WIB
detikFinance Dolar AS Ngamuk Tembus Rp 16.800! Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini. Kamis, 08 Jan 2026 09:41 WIB
detikFinance Dolar AS Menguat ke Rp 16.733 Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pagi ini. Mata uang Paman Sam bergerak naik dan masih berada di level Rp 16.700-an. Senin, 05 Jan 2026 09:31 WIB
detikFinance Perusahaan AS Menang Lelang Garap 'Harta Karun' di Halmahera Pemenang wilayah kerja panas bumi Telaga Ranu Halmahera Malukut Utara adalah PT Ormat Geothermal Indonesia, anak usaha Ormat Technologies, Inc asal AS. 5 jam yang lalu