Di hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ini para anak-anak dari tokoh-tokoh organisasi pemberontak di masa Orla dan Pahlawan Revolusi berkumpul bersama. Mereka melakukan rekonsiliasi, mengubur rasa dendam dan benci.
Hingga kini siapa dalang di balik peristiwa G30S masih diselimuti mendung tebal. Namun, peristiwa coup d’etat yang disertai penculikan 7 jenderal AD itu tetap menggugah untuk diperdebatkan dan dicari kebenarannya.
Ancaman bom ditujukan ke Menara Eiffel di Paris, Prancis. Akibatnya, menara terkenal itu sempat dikosongkan. Ini merupakan ancaman bom kedua kalinya terhadap monumen tersebut dalam dua pekan ini.
Dewan HAM PBB menyelenggarakan persidangan untuk mengeluarkan resolusi mengecam Israel. Hal ini dilakukan setelah TPF yang dibentuk oleh Dewan HAM PBB menyatakan Israel melanggar HAM dalam kasus penyerangan relawan kemanusiaan di kapal Mavi Marmara.
Para orangtua yang memiliki anak di bawah umur kini harus ekstra hati-hati dalam menjaga anak. Pasalnya, sindikat penculik mulai marak untuk selanjutnya mengeksploitasi anak dengan mengemis di jalan-jalan.
Keluarga M Rokhim tetap berkeyakinan bahwa preman adalah orang yang menyembunyikan sopir pribadi perusahaan triplek yang menghilang sejak 17 September lalu. Bahkan keluarga sudah menuduh pada satu orang pelaku.
Keluarga M Rokhim mengaku tidak pernah mendengar ada wanita idaman lain yang disimpannya. Pasalnya, selama ini Rokhim bukanlah sosok pria yang suka bermain perempuan alias selingkuh.