Sebagian besar pengembang adalah berjenis kelamin laki-laki 91,5%, perempuan hanya 8,5%. Realitas pekerjaan pengembangan perangkat lunak didominasi pria.
Ilmu hitam, ketidakpercayaan dan rumor memperparah potensi bencana kesehatan masyarakat di Papua Nugini. Indonesia pun menutup perbatasan RI-Papua Nugini.