PM Palestina Ismail Haniya mendesak komunitas internasional mengambil langkah guna mengakhiri serangan besar-besaran Israel di Jalur Gaza. Kantor Ismail turut menjadi korban serangan Minggu pagi.
Seorang pejabat dari kelompok Hamas tertangkap tangan saat menyelundupkan uang sebesar Rp 7,5 miliar di perbatasan Gaza. Uang tersebut dibawa dari Mesir dengan disembunyikan dari balik pakaian.
Penolakan Palestina pimpinan Hamas menyebabkan AS tak dapat memberikan dana langsung. Namun tak mengubah komitmen AS mengakhiri konflik Israel-Palestina.