Pihak Istana menjelaskan, rapat terbatas secara virtual yang dipimpin Presiden Jokowi hari ini karena efisiensi. Ke depan, masih ada rapat secara tatap muka.
Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, ada 10 perusahaan yang mengajukan produksi motor listrik.