Sejumlah anggota DPR khawatir jadwal cuti kampanye SBY dan JK akan berbenturan. Namun kekhawatiran itu dipatahkan Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Jusuf Kalla (JK) akan segera mengajukan cuti kampanye Pilpres. Pengajuan cuti itu disampaikan hari ini ke Sekretariat Negara (Setneg).
Nomor urut 2 untuk pasangan SBY-Boediono memberikan ide spontan bagi Ketua Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Hatta Rajasa, untuk membuat yel-yel baru. Apa bunyinya?
Pimpinan partai politik anggota koalisi pendukung pasangan SBY-Boediono untuk kali pertama mengadakan pertemuan dalam forum kerja. Partai Demokrat (PD) mengumpulkan mereka dalam kegiatan bertajuk Silahturahmi Nasional (Silatnas).
Kubu SBY-Boediono menyangkal bila berkumpulnya ribuan pendukung mereka di PRJ, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu 30 Mei, besok sebagai kampanye. Pertemuan itu merupakan rapat besar.
Sejumlah menteri menjadi tim sukses pasangan capres dan cawapres. Untuk tim pemenangan SBY-Boediono baru Mensesneg Hatta Rajasa saja yang resmi. Tapi dijamin Hatta tidak akan menelantarkan tugasnya sebagai Mensesneg.
Tim Sukses yang akan mengawal semua gerakan penyuksesan pasangan SBY-Boediono dipimpin langsung oleh Hatta Rajasa dan Marsekal Purn Djoko Suyanto sebagai wakil ketua. Duet ini akan memimpin semua operasi pemenangan SBY-Boediono.
Ada yang unik dalam struktur tim sukses SBY. Nama Bachtiar Chamsyah yang menjabat sebagai Ketua MPP PPP dan Sekjen DPP PPP Irgan C Mahfiz tidak masuk dalam struktur tim sukses SBY yang dikomandani Hatta Rajasa.