IHSG rebound 36 poin didorong oleh aksi beli di saham-saham unggulan, terutama yang berbasis konsumer. Indeks berhasil mempertahankan momentum penguatan sejak pembukaan perdagangan.
IHSG berakhir datar di awal pekan padahal sempat menembus rekor intraday tertinggi sepanjang masa. Aksi jual di saham-saham lapis dua membuat indeks menipis.
IHSG berkurang 14 poin terkena aksi ambil untung sampai jatuh dari level 5.000. Indeks satu-satunya bursa yang melemah di tengah penguatan pasar saham Asia.