Pengeditan suara tokoh-tokoh tertentu menggunakan AI yang awalnya hanya untuk hiburan bisa bergeser dimanfaatkan untuk kepentingan negatif dalam politik.
Isu percepatan jadwal pilkada dari semula 27 November 2024 menjadi September 2024 seyogianya memperhatikan semangat demokrasi lokal dan otonomi daerah.