Jumlah kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama Operasi Ketupat Semeru 2010 mengalami peningkatan dibanding tahun 2009 lalu. Jumlah kecelakaan pada tahun ini meningkat sekitar 59,59 persen.
Agen resmi elpiji Pertamina telah menjual sekitar 100 ribu pasang selang dan regulator yang telah memenuhi standar nasional Indonesia (SNI) sejak 7 Juli hingga akhir Agustus 2010.
Data Kemenhub dari H-7 sampai H+7, mengungkapkan adanya penurunan jumlah kecelakaan yang dialami pemudik tahun ini. Hal ini disebabkan banyaknya layanan mudik gratis yang disediakan perusahaan-perusahaan.
Catatan angka kecelakaan lalu lintas selama Ramadan dan lebaran di Kabupaten Kediri tergolong tinggi. 42 Kejadian, dengan 11 orang menjadi korban jiwa. Dari jumlah tersebut, kecelakaan didominsi kendaraan roda dua.
Kecelakaan tunggal dialami sebuah mobil travel di tol Cipularang, KM 87 dari Bandung menuju Jakarta. Sebab kecelakaan, serta jumlah korban dalam peristiwa itu belum diketahui.
Hingga H+6 lebaran atau 16 September 2010, sebanyak 58 tewas akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalur mudik Jawa Barat. Kerugian materi dari peristiwa tersebut mencapai Rp 500 juta lebih.
Kasus tewasnya 3 teknisi perakit pesawat Sukhoi asal Rusia di Makassar murni kecelakaan. Hasil otopsi menunjukkan ketiga korban meninggal akibat keracunan methanol.