Ketimpangan dana kampanye pasangan calon Pilkada Kota Pasuruan sangat kentara. Salah satu calon jalur independen melaporkan hanya memiliki dana Rp 500 ribu.
Dalam rapat yang berlangsung sejak kemarin sore hingga dini hari ini, hanya Fraksi Gerindra saja yang menolak. Mungkinkah APBN 'tersandera' jika begini?