Moneter BI Rate Masih Ditahan di 12,75% Sesuai dengan pernyataan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah sebelumnya, angka BI rate ditetapkan bertahan pada level 12,75%. Rabu, 05 Apr 2006 17:44 WIB
Moneter Fed Kembali Naikkan Suku Bunga Bank Sentral AS (Fed) meneruskan rangkaian kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk ke-15 kalinya menjadi 4,75 persen. Rabu, 29 Mar 2006 09:30 WIB
Moneter Menkeu Prediksi Rupiah Tahun Depan 9.700/US$ Pemerintah kembali memberi sinyal, sulitnya rupiah di bawah level 9.000/US$. Menkeu Sri Mulyani memperkirakan rupiah tahun depan di posisi 9.700/US$. Selasa, 21 Mar 2006 14:10 WIB
detikNews Kunjungan Menlu AS, RI Harus Tunjukkan Sikap Tegas Dalam menerima kunjungan Menlu AS Condoleezza Rice, RI diharapkan mampu menunjukkan eksistensi dan daya tawarnya sebagai negara yang berdaulat. Selasa, 14 Mar 2006 00:24 WIB
detikFinance Pemerintah Berat Terapkan Safeguard Tekstil Cina Pemerintah masih merasa berat untuk menerapkan safeguard (kebijakan pengamanan) terhadap tekstil asal Cina, seperti yang diminta API. Jumat, 03 Mar 2006 13:43 WIB
Moneter BI: yang Penting Volatilitas Rupiah Tidak Besar Rupiah melemah atau menguat, BI menyerahkannya kepada mekanisme pasar. Yang penting bagi BI adalah volatilitas rupiah tidak terlalu besar. Jumat, 17 Feb 2006 14:19 WIB
Moneter Bernanke: Ekonomi AS 'On Track' Gubernur Bank Sentral AS (Fed) Ben Bernanke untuk pertama kalinya berbicara di depan Kongres AS. Namun pidato itu dinilai tak terlalu istimewa. Kamis, 16 Feb 2006 09:47 WIB
detikFinance BP Migas Diminta Hitung Cadangan Gas Pipanisasi Kaltim-Jawa BP Migas diminta untuk segera membuat hitung-hitungan cadangan gas di Kaltim, terkait dengan rencana pipanisasi gas Kaltim-Jawa. Selasa, 14 Feb 2006 14:58 WIB
Moneter Hot Money Game, Keperkasaan Rupiah Tak Tahan Lama Rupiah ternyata gampang sekali loyo. Gara-garanya, penguatan rupiah hanya ditopang oleh hot money game yang biasanya tak tahan lama. Alamak! Rabu, 08 Feb 2006 17:22 WIB
Moneter Gubernur BI Terkagum-kagum oleh Penguatan Rupiah Laju penguatan rupiah kini menjadi yang tercepat dibandingkan sejumlah mata uang lainnya. Efeknya, tekanan inflasi akan berkurang dalam beberapa pekan ke depan. Selasa, 07 Feb 2006 18:59 WIB