Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, akan bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Washington. Keduanya akan membahas beberapa hal penting.
Israel melonggarkan blokade di Jalur Gaza agar bahan bantuan bisa dibawa masuk. Namun Israel tetap melarang sekitar 3.000 jenis benda karena khawatir dimodifikasi menjadi senjata.
Kabinet Israel menambah wewenang pada komisi khusus yang menginvestigasi penyerbuan terhadap armada bantuan Freedom Flotilla. Komisi ini bisa memanggil saksi dan meminta keterangan, namun masih diragukan keampuhannya.
Saat berbicara di depan parlemen Turki, Presiden SBY juga menyinggung tentang konflik Palestina. Dia juga menyinggung insiden Mavi Marmara. SBY mengutuk Israel atas serangan ke kapal kemanusiaan itu.
Dengan kunjungan ini Indonesia menegaskan posisinya tentang pencabutan blokade total Israel atas Jalur Gaza, mendukung penuh kemerdekaan bangsa Palestina dan berdirinya negara Palestina berdaulat.