Menteri Rudiantara menjelaskan pemblokiran Telegram harus dilakukan karena banyak sekali kanal di layanan tersebut yang bermuatan negatif, khususnya terorisme.
Meski sekilas cuma layanan pengiriman pesan, Telegram ternyata sukses bikin pusing aparat di beberapa negara, dan akhirnya masuk daftar blokir Kemenkominfo.
Dalam pemberitaan di media asing, Telegram jadi sorotan karena dianggap favorit para teroris. Mungkin itu alasan Telegram sampai diblokir Kementerian Kominfo.
Sebanyak 44 perguruan tinggi di Jabar bersepakat mendeklarasikan antiradikalisme di lingkungan kampus. Ada empat poin yang disepakati dalam deklarasi ini.
Arab Saudi dan sekutunya bersumpah akan mempertahankan boikot terhadap Qatar. Saudi cs kecewa Qatar memberikan tanggapan negatif terhadap tuntutan mereka.
Beberapa hari belakangan terakhir aksi terorisme terjadi di beberapa wilayah, menyerang aparat polisi, bahkan yang sedang ada di Rumah Allah, yakni masjid.