Unjuk rasa mahasiswa yang meluas di AS mengingatkan publik pada situasi serupa saat gelombang anti-Perang Vietnam muncul pada dekade 1960-an. Apa yang terjadi?
Mantan anak buat SYL, Hermanto, mengungkap pihaknya dibebani membayar perjalanan SYL ke Brasil senilai Rp 600 juta dan dan Amerika Serikat (AS) Rp 200 juta.