Unggulnya Donald Trump atas Hillary Clinton dalam Pilpres AS cukup memberikan sentimen negatif terhadap bursa saham di dunia dan Asia termasuk Indonesia.
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) anjlok terhadap banyak mata uang dunia. Selain itu pasar saham Wall Street juga diprediksi akan jatuh cukup dalam.