Pemerintah berhasil menarik utang sebesar US$ 3 miliar atau setara Rp 40 triliun. Yield ditetapkan sebesar 3,4% untuk tenor 5 tahun dan 4,15% tenor 10 tahun,
Pemerintah menerbitkan sukuk global di pasar internasional sebesar US$ 3 miliar yang terdiri dari US$ 1 miliar tenor 5 tahun dan US$ 2 miliar tenor 10 tahun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan pesan khusus kepada jajaran direksi PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) yang mendapatkan suntikan modal di 2017.
"Saya akui bahwa dalam saya bekerja kembali di RI 7 bulan ini, saya masih belum sempat melihat masalah perumahan secara lebih mendetail," kata Sri Mulyani.
S&P belum juga memberikan peringkat layak investasi atau investment grade terhadap surat utang pemerintah Indonesia, padahal dua lembaga lainnya sudah.