IHSG dibuka menguat tipis seiring dengan tren pergerakan bursa global yang cenderung datar dan tidak bergairah menanti konfirmasi perdagangan lebih lanjut. Nilai tukar rupiah menguat ke level 9.020/US$.
Pasar saham US melemah dengan indeks Standard & Poor's 500 turun dalam 3 hari. Mayoritas saham-saham Asia menguat seiring melonjaknya perusahaan material menyusul pengunduran diri PM Australia Kevin Rud.
IHSG akhirnya hanya ditutup turun 9 poin seiring dengan terjadinya pembalikan arah sebagian bursa-bursa regional Asia. Aksi beli selektif di saham-saham unggulan berhasil mengikis laju penurunan IHSG.
IHSG ditutup melemah 22 poin lantaran terseret sentimen bursa global. Investor lebih banyak bermain pada saham-saham lapis dua dan tiga ketimbang saham unggulan pada perdagangan sesi I hari ini.
Bursa saham Asia kembali melemah setelah turunnya penjualan rumah AS yang meningkatkan kekhawatiran terhadap kuatnya pertumbuhan AS. Berikut market flash eTrading Securities.
IHSG berhasil menembus zona positif pada perdagangan pagi ini, tampil beda dibanding bursa-bursa regional Asia lainnya yang didominasi koreksi tipis. Penguatan saham tambang dan perbankan memimpin kenaikan IHSG.
Bursa saham Asia melemah untuk pertama kali dalam 9 hari setelah perusahaan peminjam Spanyol tengah dihadapkan pada tahun yang berat dikarenakan lambatnya pertumbuhan ekonomi negara.
IHSG melesat tajam 43 poin dan mencetak rekor baru sepanjang sejarah di level 2.973 pada perdagangan sesi I hari ini. Sentimen positif bursa Asia memicu aksi beli massif pada saham-saham unggulan.
IHSG dibuka langsung melesat tajam ke 2.965 mendekati level tertinggi sepanjang sejarah di level 2.971. Nilai tukar rupiah juga menguat tajam ke level 9.030/US$.