Di tengah lantunan shalawat yang diikuti ribuan warga di Ndalem Kalitan, sang pemimpin shalawat Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf menghentikan nyanyian. Habib Syekh mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan arwah Ketua MPR, Taufiq Kiemas, yang wafat di Singapura petang tadi.
Belasan ribu orang mengkuti acara tahlil dan pengajian mengenang hari lahir ke-92 mendiang Soeharto. Sejumlah mantan pejabat masa Orde Baru hadir dalam acara malam ini.
Dunia politik Indonesia berduka atas wafatnya Ketua MPR Taufiq Kiemas. Di mata politisi Tanah Air, Taufiq Kiemas adalah sosok yang bersahaja dan sangat pengayom.
Selama menjabat Presiden RI, pasti Soeharto pernah menyantap aneka rupa makanan mewah dari berbagai penjuru dunia. Namun tidak ada satu pun makanan mahal di dalam daftar menu kegemarannya.
"Peringatan hari kelahiran beliau tahun ini dipusatkan di Kalitan. Acara akan dimulai sejak pukul 18.30 WIB dengan rangkaian acara dzikir, tahlil dan pengajian," ujar kepala rumah tangga nDalem Kalitan, RM Agus Surindra.
"Saya kaget ditelepon Pak Harto. Saya langsung berdiri sikap hormat dan bilang siap, padahal itu lewat telepon," kenang Agung Laksono saat menerima telepon Soeharto yang memintanya menjadi Menpora.
"Pakai teleconference itu nggak fair. Katanya harus terbuka, kok teleconference?" gugat Danrem 072 Pamungkas, Brigjen TNI Adi Widjaja, soal ide LPSK agar saksi kasus LP Cebongan berikan keterangan lewat teleconference.