'Raja' Toto mengatakan kepada pengikutnya bahwa batu prasasti di kompleks keratonnya hanya bisa diangkat mahapatih. Padahal faktanya, diangkut dengan forklift.
Pemkab Purworejo terus mendata warga yang jadi pengikut Keraton Agung Sejagat. Terungkap, para pengikut keraton itu dari latar belakang profesi yang beragam.
"Itu dibawa ditaruh di sana seolah ada prasasti, mengakali orang, meyakinkan ada kerajaan di situ," kata Kabid Humas Polda Jateng, Kombes (Pol) Iskandar.
Pemkab Purworejo terus mendata warganya pengikut Keraton Agung Sejagat. Data sementara, ada ratusan warga dari sejumlah kecamatan di Purworejo dan luar daerah.
Pengelola jasa travel umrah Al Bayyinah dilaporkan ke polisi. Pengelola tersebut dilaporkan diduga melakukan penipuan investasi mencapai ratusan juta rupiah.