Mantan panglima militer AS di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal akan pensiun dari Angkatan Darat AS. Keputusan itu disampaikannya pada Angkatan Darat AS setelah pekan lalu dia dipecat oleh Presiden Barack Obama.
Pertemuan antar kepala negara tak harus dalam suasana yang formal bin kaku. Seperti yang dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dengan Presiden Rusia Dmitri Medvedev, yang melakukan diplomasi di suatu restoran burger.
Menteri Pertahanan Jerman Karl-Theo zu Guttenberg menyesalkan pencopotan Jenderal AS Stanley McChrystal sebagai panglima militer AS di Afghanistan. Guttenberg berharap tak akan ada perubahan strategi perang dengan pemecatan McChrystal.
Panglima militer AS di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal siap untuk mengundurkan diri menyusul artikel menghebohkan yang dimuat majalah Rolling Stone. Artikel itu telah membuat Presiden AS Barack Obama marah besar.
Gedung Putih dihebohkan oleh artikel di majalah Rolling Stone yang memuat komentar-komentar panglima militer AS di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal. Komentar McChrystal dan para pembantunya itu membuat Obama marah besar.
Gara-gara komentarnya di majalah Rolling Stone, Jenderal Stanley McChrystal dipanggil ke Gedung Putih. Komentar panglima militer AS di Afghanistan itu sangat berani. Bukan cuma menghina Wapres AS Joe Biden dan pejabat lainnya, McChrystal dan para pembantunya juga meremehkan Obama.
Amerika Serikat siap menyatakan perang pada situs-situs milik negara lain. Sasaran tembak kali ini adalah situs yang menyediakan produk bajakan seperti film, musik dan piranti lunak
Berhembus spekulasi bahwa Presiden AS Barack Obama akan memecat Jenderal Stanley McChrystal atas komentarnya di majalah Rolling Stone. Namun ditegaskan Obama, dirinya ingin berbicara langsung dengan McChrystal sebelum membuat keputusan akhir.