Pihak militer di Myanmar mengambil alih kekuasaan 1 tahun dan menahan Aung San Suu Kyi. Suasana juga tergambar dari beberapa cuitan warga lokal di Twitter.
Para pemimpin dunia mengecam tindakan kudeta militer di Myanmar. Negara-negara Barat hingga ASEAN menyerukan pembebasan para pemimpin sipil yang ditahan.
Muslim Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh setelah penumpasan brutal dari militer tiga tahun lalu merayakan penahanan Aung San Suu Kyi.
Dalam sebuah pernyataan, militer Myanmar mengatakan komentar baru-baru ini dimaksudkan untuk mengklarifikasi situasi konstitusi kepada para personel militer.
Mantan Dubes RI untuk Myanmar, Ito Sumardi jelaskan terkait akar persoalan kudeta oleh pihak militer terhadap pemimpin Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.