Harga minyak jenis Brent kemarin sempat meroket ke US$ 120 sebelum akhirnya surut setelah munculnya rumor tertembaknya Muammar Khaddafi. Bursa Wall Street pun ikut membaik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergerus 34 poin. Kekhawatiran investor terhadap tingginya inflasi di Februari ini akibat kenaikan harga minyak dunia membuat indeks merosot.
Kursi Muammar Khadafi sebagai pemimpin Libya tengah diguncang hebat oleh rakyatnya sendiri. Apa hubungan Khadafi dengan klub raksasa Italia, Juventus? Banyak, dan mesra.
Harga minyak sudah menembus US$ 100 per barel. Untuk negara-negara Asia, harga minyak yang menembus level psikologis itu tidak akan langsung memberikan tekanan. Jadi tak perlu panik.
Kondisi dalam negeri Libya memanas menyusul tindak kekerasan terhadap demonstran. Presiden SBY menilai krisis di Libya di luar kepatutan sehingga dia akan menyurati Sekjen PBB.