Hanura menanggapi pengunduran diri eks Ketua Dewan Pembinanya, Wiranto. Wiranto dinilai tak layak mengundurkan diri karena memang bukan pengurus Partai Hanura.
Wiranto menagih janji OSO mundur dari posisi Ketua Umum Hanura. Wiranto mengingatkan soal pakta integritas yang diteken OSO jika tak berhasil memimpin partai.
Kivlan Zen, terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal, tegaskan kasus yang menimpanya adalah rekayasa. Ia menyinggung polisi, jaksa hingga nama Wiranto.
Wiranto menyatakan mundur dari jabatan Ketua Wanbin Hanura. Alasannya karena dia menduduki posisi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).