Walhi) menyebut kualitas udara yang buruk berpotensi membunuh kelompok rentan. Walhi menilai pemerintah telah gagal melindungi hak dasar manusia untuk hidup.
Walhi berpendapat, penegakan hukum kasus karhutla belum berjalan efektif. Walhi menyoroti regulasi pemerintah dan modus pelaku karhutla yang cepat berubah.
Walhi Riau, Fandi Rahman mengatakan titik api di Riau alami fluktuatif. Ia menyayangkan Jokowi yang mengunjungi titik api karhutla di Riau tak mengenakan masker