Polisi berhasil meringkus pria berinisial W (28) terkait situs prostitusi online. Pengelola situs tersebut piawai di bidang informasi teknologi (IT). Ia jebolan kampus Universitas Komputer (Unikom) Bandung.
Tersangka berinisial W (29) diduga otak di balik praktik prostitusi online. Pria tersebut mengelola situs yang berslogan 'Komunitas Cewe Bayaran Indonesia & Asia'.
Kepolisian menangkap seorang tersangka yang diduga menjadi otak di balik praktik prostitusi online di Bandung. Polisi menyita sebuah laptop, dua HP, dan beberapa buku rekening dari tangan tersangka.
Satreskrim Polrestabes Bandung akhirnya berhasil menangkap pengelola situs prostitusi online. Pemuda berinisial W (29) diringkus di salah rumah kawasan Jalan Mochamad Toha, Kota Bandung.
Kepolisian menangkap seorang tersangka yang diduga menjadi otak di balik praktik prostitusi online www.bisyar.com. Situs ini menawarkan perempuan 'bayaran' dan juga pesta seks bagi membernya.
Pengguna twitter di Indonesia mencapai 19,5 juta. 60 Persen di antaranya remaja. Tapi, amat disayangkan media sosial yang tengah naik daun ini malah jadi ajang pronografi.
Polisi lambat laun mulai menemukan titik terang terkait penyelidikan situs pornografi online berslogan 'Komunitas Cewe Bayaran Indonesia & Asia'. Sesuai janji Kapolda Jabar yang akan mengungkap kasus ini dalam waktu 3 hari.
Khusus bagi member platinum situs prostitusi bertagline 'Komunitas Cewe Bayaran Indonesia & Asia', bisa mengikuti sex party yang diselenggarakan pengelola situs. Namun untuk mengikuti acara itu, biayanya cukup mahal.