Menjelang Pemilu 2009 praktek-praktek kotor kalangan politisi dikhawatirkan akan makin menggila. Motivasinya adalah mencari 'modal' untuk membiayai kegiatan kampanye partai politik.
Uang yang diduga suap untuk anggota DPR Bulyan Royan ditransfer melalui money changer di sebuah mal di Senayan. Pegawai tempat penukaran uang itu pun turut diperiksa KPK.
Seorang pria turut diperiksa terkait kasus suap proyek kapal patroli Dephub. Pria berinisial DS itu adalah direktur perusahaan yang menjadi salah satu pemenang tender itu.
Bulyan Royan ditangkap KPK karena dugaan suap proyek pengadaan kapal patroli Ditjen Hubungan Laut Dephub. KPK pun harus menangkap orang pemerintah yang menyuap Bulyan.