Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kerap dianggapi leading indicator untuk menggambarkan kondisi ekonomi di masa depan, terkontraksi di awal pandemi.
Harga jengkol di pasar tradisional meroket, kini tembus Rp 60.000 per kilogram (kg). Harga itu naik tiga kali lipat dari harga normal Rp 20.000-25.000/kg.