Bea Cukai menertibkan impor berisiko tinggi untuk menciptakan iklim usaha yang sehat. Pengamat perpajakan, Yustinus Prastowo, menilai positif kebijakan itu.
Saat ini ada sekitar 1.500 importir berisiko tinggi atau very high risk importer (VHRI). Sekitar 679 importir tidak memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP).