Ancaman bencana nuklir mengintai Jepang. Untuk membahas krisis nuklir tersebut, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menelepon Perdana Menteri (PM) Jepang Naoto Kan.
Teror bom buku yang muncul dua hari lalu tentu saja mengagetkan kita semua. Dalam setahun belakangan ini kita nyaris lupa, dan bahkan mungkin mulai percaya negara ini aman dari bom.
Tsunami dengan kekuatan 9,0 skala richter yang meluluhlantahkan Jepang, tidak hanya memakan ratusan ribu korban jiwa dan harta, namun bencana alam itu juga menyebabkan munculnya 'tsunami' baru, yakni radiasi nuklir.
Lebih dari 1.000 tentara Arab Saudi telah berada di Bahrain guna mengatasi demonstrasi di negeri itu. Pasukan Saudi hari ini menyerbu Rumah Sakit Salmaniya di Manama, ibukota Bahrain.
Presiden AS Barack Obama sangat khawatir akan krisis nuklir Jepang yang bisa mengancam nyawa manusia. Obama pun bertekad akan lebih memperbaiki keamanan fasilitas-fasilitas nuklir AS.
Deplu Amerika Serikat menyerukan warga negara AS untuk tidak pergi ke Bahrain. Seruan ini disampaikan karena adanya potensi kerusuhan sipil dan politik di negeri itu.